Sukseskan Haji 2020

2 March 2020 39x Haji

Beranda » Haji » Sukseskan Haji 2020

Sukseskan Haji 2020, Kemenag Ciptakan 10 Inovasi Haji Cerdas

Labbaik Allahumma Labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk la syarika laka.

Siapa yang tidak bergetar hatinya saat membaca atau mendengar kalimat talbiyah tersebut disenandungkan? Berjuta-juta umat islam sangat menantikan dapat melaksanakan perintah Allah yang tercantum dalam rukun islam ke-lima itu, bahkan mereka rela mengantri agar dapat melaksanakan ibadah haji.

Melihat peningkatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah haji yang kian terus meningkat, Kementrian Agama Republik Indonesia mencoba melaksanakan tugas negara dalam pelaksanaan haji berupa pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada calon jemaah.

meskipun biaya tidak naik, tapi layanan justru malah ditingkatkan lebih. Segala sesuatu yang diniatkan demi kebaikan pasti ada aja jalan rezekinya, bahkan dari jalan yang sebelumnya tidak terduga sekalipun.

Pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan berbagai pelayanan untuk calon jamaah haji Indonesia, maka pada tahun 2020 ini pemerintah mengeluarkan 10 inovasi  haji 2020. Apa aja ya kira-kira? Yuk kita simak

  1. Kloter Berbasis Wilayah

Dalam pelaksanaan haji tahun 2020 kali ini penyusunan pramanifes kloter dilakukan sedini mungkin untuk mengefektifkan bimbingan manasik di kecamatan, karena regu dan rombongan akan berbasis wilayah. Alhamdulillah ini akan menjadi suatu keuntungan bagi jamaah haji karena rombongan satu kloternya berasal dari wilayah yang sama, tentunya akan lebih nyaman dan efisien sistem kloter berbasis wilayah karena memungkinkan calon jemaah akan lebih nyaman apabila bersama dengan orang yang satu daerah.

  1. Respon Darurat

Pada haji tahun 1441H/2020M pemerintah mencoba memberikan layanan respon darurat di Armuzna sebagai bagian dari prosedur pusat krisis dengan melibatkan muassasah. SOP manajemen mitigasi saat ada bencana ini mengintegrasikan/mengkombinasikan alokasi petugas Armuzna (219) menjadi petugas pendukung dengan rekruitmen bersama petugas pendukung (kompetensi, syarat masuk, dan tes masuk).

  1. Pelayanan Terpadu dan Sistem Pelaporan

Mengefektifkan Pelayanan Terpadu di tingkat Daker, terutama Daker Makkah dan Madinah. Penyempurnaan sistem pelaporan berbasis aplikasi mobile untuk laporan kloter dan pelayanan petugas yang terintegrasi dengan Siskohat.

  1. Konsumsi Full Covered

Penambahan konsumsi pada masa peak season (3 hari sblm dan 2 hari setelah Armuzna) dengan model makanan siap saji.

  1. Manasik Sepanjang Tahun

Pelaksanaan program inisiasi manasik sepanjang tahun bagi jemaah untuk menambah pengetahuan manasik haji, manasik jamaah lansia, uzur dan sakit.

  1. Efisiensi Proses Visa

Efisiensi proses visa dengan verifikasi dan visa request dilakukan di Kanwil. Paspor tidak perlu dikirim ke Pusat.

  1. Penomoran Maktab

Nomor maktab di Armuzna disesuaikan dengan Nomor maktab di Makkah yang berbasis zonasi.

  1. Penyusunan Regulasi

Percepatan penyusunan regulasi teknis karena terbitnya UU No. 8 Tahun 2019, tentang PIHU.

  1. Non Teller dan Non Tunai

Inovasi terbaru kali ini yaitu Kemenag mencoba mengefektifkan pembayaran non-teller untuk pelunasan haji. Kemudian untuk penyediaan living cost tidak lagi diberikan dalam bentuk tunai. Diberikan dalam bentuk kartu debit yang mana kartu tersebut sekaligus menjadi kartu identitas jemaah dan sarana transaksi.

  1. Perbaikan Proses Badal dan Safari Wukuf

Penyusunan prosedur dan regulasi bersama antara Kemenag dan Kemenkes

Demikian 10 inovasi yang dilakukan oleh Kemenag dalam menunjang kesuksesan pelaksanan ibadah haji tahun 2020 ini.

Tags:

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.